BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Wednesday, August 24, 2011

Pelangi Petang Mereka...


Biasan gelodak rasa itu terhambur dari mata mereka yg redup
Di mana riak wajah itu terpancar dari kolam hati mereka yg basah
Bunga yg mekar itu menjadi saksi
Dua jiwa yg ingin bertaut menjadi satu
Tetapi mungkinkah?

Masa menjadi musuh mereka
Terlalu cepat atau terlambatkah?
Percikan itu terasa menerobos hingga ke urat saraf
Walaupun singkat zarah-zarah halus itu membentuk satu sinar yg terkesankan

Awan hitam yg dulunya berat bersarang sudah mula memuntahkan hujan-hujan renyai
Dua keping hati kering itu terus menerus disimbah basah

Mereka ingin mencantumkan malam-malam itu
Mereka ingin memungut bintang-bintang yg bergemerlapan
Mereka ingin mengait langit menjadi lebih dekat
Masih adakah sinar harapan?

Jika hidup itu sebuah drama disinilah pentasnya
Kita hanya pelakon terancang
Di mana skripnya sudah tertulis di luh mahfuz
Segala hikmah yg tersurat
Hanya DIA yg tahu

Oh, bersabarlah duhai hati
Dunia masih belum berhenti
Mereka dan kisah hati
Masih belum mati.

Kalaulah hari-hari yg berlalu itu boleh menjadi lambat
Dan malam itu boleh berlalu tanpa siang
Saat itu mereka masih boleh menganyam mimpi
Bukan sekadar pelangi petang sebagai memori

Semoga mereka kuat
Tabah menerima yg tersurat
Pelangi petang yg indah itu
Mungkinkan hilang
Tapi parut yg tinggal tidak pernah tersesalkan..

Adios..








0 Comments:

Post a Comment



Related Posts with Thumbnails